Mobil Bekas & Kisah-kisah Pada Putaran – Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Mobil Bekas dan Kisah-Kisah Dalam Putaran adalah film drama seru antologi Indonesia yang dirilis tahun 2017. Film ini disutradarai sang Ismail Basbeth.[1] Film ini diproduksi melalui proses urun dana (crowdfunding) yang dibuka secara publik.[dua sunting sumber]

Film Mobil Bekas & Kisah-Kisah pada Putaran merupakan film yang terdiri atas 5 segmen primer. Seluruh segmen yg terdapat memiliki satu kesamaan yakni berakibat mobil bekas jenis jip Willis buatan Amerika Serikat sebagai kendaraan yang dipakai para tokoh di dalam film. Walaupun begitu, kelima segmen tersebut nir mempunyai keterkaitan cerita satu sama lain.[3]

Segmen pertama berisi kisah mengenai seseorang yg berprofesi sebagai akuntan. akuntan tersebut memiliki perkara yakni nir bisa melupakan almarhum istrinya. Ketidakmampuan tadi membuat si akuntan tak jarang makan & bermasturbasi di kendaraan beroda empat jipnya yg diparkir pada garasi.[3] Segmen ini dibukan dengan adegan akuntan yang baru datang pada rumahnya. Si akuntan lalu masuk ke dalam garasi. Di sana beliau memanggil jipnya dengan sebutan “Indah”. Dalam adegan pada garasi tadi, si akuntan mengucapkan permohonan maaf karna selama ini telah mencampakkan Indah. Dia berjanji akan mengajak Indah pergi berjalan-jalan.[4]

Segmen kedua menceritakan permasalahan sepasang pengantin yg mempunyai perbedaan usia. Sang suami adalah seorang lelaki yang sudah masuk usia tua. Sedangkan, oleh istri adalah seseorang perempuanmuda yang usianya masih belasan tahun. Suatu hari pasangan pengantin tadi pergi tamasya ke sebuah kebun binatang. Saat adegan berpindah ke sebuah hotel, datang-tiba oleh istri membunuh menggunakan keji suaminya. Pembunuhan tadi dilakukan tanpa terdapat penerangan yang rinci.[3]

Pada segmen ketiga, film ini bercerita tentang 3 wanita anggota gerombolanmusik atau band. Ketiga perempuantersebut pergi ke gumuk pasir pada Parangkusumo buat mencari ide. Segmen ini diakhiri menggunakan adegan minum-minum menurut ketiga wanita tersebut.[3]

Segmen terakhir berkisah tentang seseorang pelacur yg terluka parah dampak kecelakaan terdampar pada sebuah daerah sepi. Di wilayah tadi pelacur tadi diperkosa sang seseorang nelayan. Si pelacur kemdian menimbang buat berencana melakukan pelarian. Film ini kemudian ditutup dengan kisah seseorang wanita yg mencari pembunuh ibunya dan adegan pemukulan terhadap 2 petani yg menjadi korban penggusuran. Jasad kedua petani kemudian mengambang di selokan.[tiga]Pemaknaan[sunting asal]

Dalam film ini, mobil jip yang ada pada setiap segmen merupakan tokoh utamanya. Film ini dipercaya menempatkan benda (nonmanusia) menjadi tokoh penting yg kemudian dipersonifikasi. Dalam film ini, Ismail Basbeth berusaha menerangkan aneka macam permasalahan yg terjadi di Indonesia. Isu militerisme yg ada hampir pada setiap kasus akbar pada ranah sosial politik baik yang terlihat juga tidak, merupakan hal yg disoroti sang Ismail Basbeth pada film ini. Mobil jip yg adalah kendaraan beroda empat warisan perang menggunakan karakteristik-karakteristik berwarna hijau tua, protesis Amerika, dan terdapat semenjak sebelum Indonesia merdeka, dipercaya sebagai representasi gosip militer yang mengakar dibanyak perseteruan tadi.[4]

Selain itu, dalam film ini Ismail Basbeth berusaha menaruh ulasan mengenai situasi Indonesia berdasarkan masa kemerdekaan tahun 1945 hingga tahun 2016. Segmen-segmen dala film ini lalu menggambarkan situasi tersebut. Segmen yg mendeskripsikan grup kerah putih yg kehilangan daya pikir, kesenjangan yg terjadi antara generasi tua dan generasi muda, kebebasan berbicara yang memabukkan, perempuanyg tertindas, persoalan kelompo etnis Cina & sejarahnya, dan ketidakadilan yang terus berlanjut bagi orang miskin dan mereka yg tidak memiliki tanah.[5]Pendanaan[sunting asal]

Film Mobil Bekas & Kisah-kisah pada Putaran merupakan film yang diproduksi dengan pendanaan melalui proses urun dana (crowdfunding) yg dibuka secara publik. Proses penggalangan dana sendiri dimulai semenjak 6 Desember hingga 25 Desember 2016. Total dana yang dibutuhkan untuk memproduksi film ini sendiri mencapai Rp 150 juta.[dua] Beberapa nama yang turut serta pada proses pendanaan ini diantaranya Arifin Putra, Derby Romero, Wulan Guritno, dan lainnya. Selain dana berupa uang, proses produksi film ini jua melibatkan patungan berupa tenaga dan fisilitas lain dari sunting sumber]Cornelio Sunny menjadi akuntanKarina Salim menjadi pengantin baruSekar Sari sebagai gadis apiYan Widjaya sebagai pengantin tuaDea Ananda sebagai NadiaLeilani Hermiasih menjadi gadis band #duaShalfia Fala PratikaGandhi Fernando menjadi FawadPaul Augusta sebagai pemilik food truckNatasha Gott menjadi pelacurRukman Rosadi menjadi nelayanVerdi Solaiman menjadi hantu gentayanganIbnu ‘Gundul’ Widodo menjadi petani #1Giras Basuwondo sebagai petani #2Festival Film[sunting sumber]

Beberapa festival film yg menayangkan film ini merupakan:

Busan International Film Festival 2017

Film Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran terpilih sebagai salahsatu film yg ditampilkan dalam acara A Window on Asian Cinama dalam Festival Film Internasional Busan Ke-22. Adapun penayangan tersebut menjadi penayangan internasional perdana Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran.[6] Dalam festival tadi buat pertama kalinya jua diluncurkan Kim Jiseok Award dalam rangka menaruh penghargaan pada film-film Asia. Film Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran sendiri masuk ke dalam 10 film yang dinominasikan mendapatkan penghargaan tadi [7]

Tokyo International Film Festival (TIFF) 2017

Dalam festival tadi, film Mobil Bekas & Kisah-kisah dalam Putaran beserta dengan film Ziarah diputar pada program CROSSCUT ASIA #04: Whats Next from Southeast Asia.[8] Film ini masuk dalam acara tersebut beserta 13 film Asia Tenggara lainnya. Pemilihan film-film tersebut adalah output rekomendasi dari para maestro film di kawasan Asia yang bekerja sama menggunakan The Japan Foundation Asia Center. Film Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran sendiri direkomendasikan oleh Garin Nugroho.[9]

Hong Kong Asian Film Festival 2017

Dalam festival film ini, Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran ditayangkan dalam program Asian Wide Angle. Pemutarannya diadakan dalam 12 November 2017.[10]

Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2017

Pada penyelenggaraan Jogja-NETPAC Asian Film Festival Ke-12 ini, Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran ditayangkan beserta 114 film berdasarkan 22 negara Asia-Pasifik. Penayangan pada festival film tadi merupakan penayangan perdana berdasarkan film ini. Adapun penayangannya dilakukan dalam 7 Desember 2019 di Empire XXI & dalam 8 Desember 2017 di Societet Taman Budaya Yogyakarta.[11]

Cambodia International Film Festival 2018

Mobil Bekas & Kisah-kisah pada Putaran ditampilkan bersama 130 film lainnya dari 17 negara dalam Festival Film Internasional Kamboja ke-8 pada Phnom Penh, Kamboja. Film ini ditayangkan pada Jumat, 9 Maret 2019.[12]

Bali International Film Festival (Balinale) 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *