Perhatikan Gizi Seimbang Pada Lansia

Perhatikan Gizi Seimbang Pada Lansia

Tahukah kamu bagaimana gizi seimbang pada lansia? Tak banyak yang tahu, maka dari itu simak ulasan di bawah ini!

Lanjut usia, setiap orang pasti akan mengalami siklus hidup ini. Lanjut usia atau lansia merupakan sebuah sebutan untuk orang yang sudah mencapai usia 60 tahun ke atas. Dari tahun ke tahun peningkatan angka lansia meningkat dengan signifikan.

Pada masa pandemic lansia menjadi salah satu kelompok usia yang berisiko akan adanya penyebab Covid-19. Kelompok ini mengalami dampak yang besar karena adanya pandemic Covid -19.

Menerapkan Prinsip Gizi Seimbang

Seseorang mengalami perubahan fisik, mental, dan juga psikologi kemungkinan besar disebabkan karena adanya pertambahan usia. Yang menjadi masalah dasar adalah masalah kesehatan seperti reumatik, radang sendi, hipertensi, osteoporosis, asam urat, stroke, diabetes melitus, gizi kurang, anemia, dll.

Masalah – masalah tersebut menjadi salah satu faktor yang menjadi pengaruh gizi seimbang pada lansia. Asupan gizi dari tumbuhan maupun hewan itu dibutuhkan oleh lansia agar metabolismenya tetap berjalan. Memberikan nutrisi yang baik kepada lansia itu adalah untuk membuat sel tubuh tetap aktif dan memperbaiki imunitas lansia.

Gizi Seimbang

Susunan asupan makanan sehari – hari yang mengandung zat gizi dalam jumlah yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan tubuh disebut sebagai gizi seimbang.

Prinsip Gizi Seimbang

  1. Gizi Seimbang perlu dipenuhi dengan karbohidrat
  2. Banyak mengkonsumsi suplemen vitamin
  3. Penggunaan garam, gula, dan minyak perlu dibatasi
  4. Perbanyak konsumsi air putih
  5. Perbanyak konsumsi buah dan sayur
  6. Perbanyak aktifitas fisik ringan

Kebutuhan Gizi Lansia

Kebutuhan zat gizi seimbang pada lansia berbeda dengan kebutuhan zat gizi anak dewasa. Untuk lansia sangat dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi buah dan sayur harus dalam jumlah yang cukup. Asalkan mengurangi penggunaan garam, gula, dan juga minyak.

Umumnya, energi yang dibutuhkan semakin brkurang, namun vitamin dan juga mineral tentunya harus lebih banyak. Biasanya kebutuhan gizi lansia perempuan lebih tinggi dari pada lansia laki – laki.

Dampak Penuaan

Kelompok usia lanjut atau lansia lebih rentan untuk mendapatkan gangguan gizi dan gangguan penyakit. Penyakit tersebut seperti hipertensi, terlalu kurus, obesitas, jantung, diabetes, dan masih banyak lagi.

Adanya masalah pada jantung dan juga masalah pada organ – organ penting lainnya bisa menurunkan imunitas dan bisa meningkatkan racun, sehingga akhirnya bisa menimbulkan penyakit yang serius atau gangguan pada sistem metabolic. Gangguan tersebut seperti hiperkolesterol, asam urat, gangguan pada ginjal, hipertensi, dan masih banyak lagi.

Penuaan yang terjadipun bisa menimbulkan permasalahan pada sistem saraf, sehingga menggaggu fungsinya. Penurunan fungsi pada saraf ini berkaitan dengan daya ingat yang sangat berisiko menimbulkan pikun (cepat lupa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *