Konsultan Pajak Mangga Dua Konsultan

Pak Andi adalah seseorang karyawan partikelir di PT Abadi Cipta, sebuah perusahaan jasa yang berkiprah pada bidang konsultasi Sumber Daya Manusia, menggunakan penghasilan sebesar Rp 98.800.000 setahun.

Selain itu, Pak Andi juga mempunyai pekerjaan sampingan yaitu menjadi Konsultan Pariwisata. Komisi yg didapatkan Pak Andi pada tahun 2019 sebanyak Rp 77.550.000.

Pak Andi telah menikah dan memiliki satu anak wanita yg berusia 8 tahun. Pak Andi & keluarganya menetap di Bandung.

Diketahui normapenghitunganpajak atas pekerjaan Pak Andi menjadi Konsultan Pariwisata merupakan sebesar 50% buat kota Bandungdan pajak yg sudah dipotong sang PT Abadi Cipta sebanyak Rp2.148.000.

Maka, perhitungan pajak Pak Andi:Penghasilan Neto Pekerjaan Bebas (Konsultan)   :Rp   38.775.000(Norma sesuai PER-17/PJ.2015 adalah 50%. Maka, penghasilan netto adalah 50% x Rp 77.550.000)  Penghasilan Neto Pekerjaan Tetap :Rp   98.800.000Total Penghasilan:Rp 137.575.000PTKP (K/1) :Rp (63.000.000)Penghasilan Kena Pajak:Rp   74.575.000Penghasilan Kena Pajak (dibulatkan):Rp   74.575.000PPh Terutang  :Rp     6.186.250PPh dipotong pihak lain:Rp     2.148.000Pajak yg konsultan pajak jakarta wajibdisetor sendiri:Rp    4.038.250PPh dipotong PT Abadi Cipta:Rp    dua.148.000PPh Kurang Bayar:Rp    1.890.250

Tuan Budi dan Tuan Anas adalah pemilik sekaligus pendiri CV Karya Agung yg bergerak di bidang usaha Konsultasi Periklanan.

Pada lepas 16 Maret 2017 telah terdaftar di KPP Pratama Kudus untuk memperoleh NPWP & telah dikukuhkan jua menjadi PKP meskipun aliran usahanya belum mencapai lebih dari Rp4,8 miliar.

Tuan Budi dan Tuan Anas putusan bulat bahwa yg bertindak menjadi sekutu aktif adalah Tuan Anas, sedangkan Tuan Budi bertindak menjadi sekutu pasif.

Apabila CV menerima keuntungan akan dibagi Tuan Anas & Tuan Budi menggunakan proporsi 30:70.

Pada tahun 2017, CV Karya Agung melaporkan laporan laba ruginya menjadi berikut:Peredaran Usaha:Rp  1.000.000.000Harga Pokok Penjualan :Rp   (400.000.000)Biaya Usaha Lainnya:Rp   (100.000.000)Penghasilan Neto dari Usaha:Rp    500.000.000Penghasilan menurut Luar Usaha:Rp   (200.000.000)Penghasilan Neto dari Luar Usaha:Rp    100.000.000Jumlah Penghasilan Neto Rp    600.000.000

Atas keuntungan sebanyak Rp600 juta tadi, sinkron konvensi, Rp300 juta akan dibagi pada masing-masing sekutu sebesar Rp90 juta pada Tuan Anas & Rp210 juta pada Tuan Budi, sedangkan sisanya sebanyak Rp300 juta akan disimpan menjadi laba ditahan.

Selama tahun 2018, CV Karya Agung banyak melakukan transaksi dengan pihak pemotong/pemungut & telah dipotong pajak-pajak menjadi berikut:

– PPh Pasal 22 sebanyak Rp 20 juta

– PPh Pasal 23 sebanyak Rp 42,lima juta

Kewajiban PPN telah dilakukan CV Karya Agung dengan baik dan benar.

Koreksi Fiskal Positif SPT Tahunan PPh Badan CV Karya Agung merupakanRp 50 juta

1.Berapa PPh pasal 29 terutang yang wajibdisetor sendiri sang CV Karya Agung?

dua.Berapa Pajak yg terutang ketika pembagian laba pada para sekutu?

Perhitungan pajak CV Karya Abadi:PenghasilanNeto:Rp   600.000.000KoreksiFiskalPositif :Rp     50.000.000Penghasilan Setelah Koreksi Fiskal:Rp   650.000.000Penghasilan Kena Pajak:Rp   650.000.000PPh Terutang (25% x Rp 650.000.000) :Rp   162.500.000PPh dipotong pihak lain  1. PPhPasal 22 :Rp     20.000.0002. PPh Pasal 23:Rp     42.500.500Pajak yg harus disetor sendiri (Kurang Bayar):Rp   100.000.000

Pada saat Tuan Budi & Tuan Anas merogoh bagian laba masing-masing sebesar Rp90 juta & Rp210 juta, penghasilan tersebut bukan adalah objek pajak sehingga tidak perlu dipotong PPh Pasal 21.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *